Mahasiswa KKN Universitas Siliwangi Belajar Budidaya Hidroponik di Greenhouse BUMDes Maju Jaya

08 Juni 2026
Administrator
Dibaca 50 Kali
Mahasiswa KKN Universitas Siliwangi Belajar Budidaya Hidroponik di Greenhouse BUMDes Maju Jaya

Margasari - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Siliwangi melakukan kunjungan edukatif ke Greenhouse BUMDes Maju Jaya sebagai bagian dari upaya mengenal potensi ekonomi dan pertanian yang berkembang di Desa Margasari.

Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa mendapatkan pembelajaran langsung mengenai budidaya selada bokor dengan sistem hidroponik, mulai dari proses penyemaian benih, pembibitan, pemindahan tanaman ke instalasi hidroponik, perawatan, hingga proses panen. Kegiatan berlangsung interaktif dengan diskusi dan praktik lapangan yang dipandu oleh pengelola BUMDes.

Kunjungan ini didampingi oleh perangkat desa serta pengurus BUMDes Maju Jaya yang memberikan penjelasan mengenai pengelolaan greenhouse dan pengembangan usaha hidroponik sebagai salah satu unit usaha desa yang memiliki nilai ekonomi dan prospek yang menjanjikan.

Perwakilan pengelola BUMDes menjelaskan bahwa budidaya hidroponik selada bokor dipilih karena memiliki masa tanam yang relatif singkat, kualitas hasil yang baik, serta permintaan pasar yang cukup tinggi. Selain itu, sistem hidroponik dinilai lebih efisien dalam penggunaan lahan dan air dibandingkan metode budidaya konvensional.

Mahasiswa KKN tampak antusias mengikuti setiap tahapan pembelajaran. Mereka berkesempatan melihat secara langsung proses produksi selada bokor yang dilakukan di greenhouse, mulai dari benih yang disemai hingga tanaman siap dipanen dan dipasarkan.

Perangkat Desa Margasari yang turut mendampingi kegiatan tersebut berharap kunjungan ini dapat menambah wawasan mahasiswa mengenai pengembangan usaha berbasis potensi lokal serta mendorong lahirnya ide-ide inovatif yang dapat mendukung kemajuan desa.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga melihat secara langsung praktik pengelolaan usaha desa yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal berharga selama pelaksanaan KKN,” ujarnya.

Sementara itu, mahasiswa KKN Universitas Siliwangi menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan untuk belajar langsung di lapangan. Mereka menilai pengembangan hidroponik yang dilakukan BUMDes Maju Jaya menjadi contoh nyata pemanfaatan teknologi pertanian modern di tingkat desa.

Kunjungan edukatif ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara dunia akademik, pemerintah desa, dan BUMDes dalam memperkuat transfer pengetahuan serta mendorong pengembangan potensi desa yang berkelanjutan. Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan semakin banyak generasi muda yang tertarik mengembangkan sektor pertanian modern sebagai peluang usaha yang menjanjikan di masa depan.